Mengenal Kepribadian Dasar Kita

Posted: 22 Maret, 2011 in ceritaku

Seorang psikolog mengembangkan bentuk-bentuk ini, yang telah diuji secara luas di dunia selama beberapa tahun. Warna warnanya telah mengalami perbaikan dan diuji lagi sampai didapatkan satu set bentuk yang terbaik. Bentuk-bentuk ini mewakili sembilan tipe kepribadian dasar. Pilih sebuah bentuk di bawah ini yang paling anda senangi lalu baca kepribadian anda di bawahnya.

Ingat, pilihan anda harus jujur dan tidak boleh dimanipulasi karena hasil test tipe kepribadian ini hanya anda yang tahu.

Pilih Gambarnya

Jawaban yang Anda pilih:

Gambar Nomor 1. Introspektif, Sensitif, Reflective

Anda lebih sering dan fokus terhadap diri dan lingkungan sendiri daripada berinteraksi dengan orang lain. Anda membenci kedangkalan, lebih senang menyendiri daripada terluka karena bisikan orang. Tapi hubungan anda dengan teman-teman anda sangat intensif, yang memberikan anda ketenangan dan keserasian yang anda butuhkan untuk merasa baik. Bagaimanapun itu bukan masalah bagi anda untuk menyendiri untuk beberapa waktu tanpa menjadi bosan.

Gambar Nomor 2. Mandiri, Tidak biasa (tidak konvensional), Tak tertekang

Anda menginginkan kebebasan dan ketidakterikatan hidup yang membiarkan anda menentukan jalan anda sendiri. Anda memiliki bakat artistik dalam kerjaan anda dan aktifitas luang. Desakan untuk bebas kadang menyebabkan anda melakukan perbuatan yang sangat berlawanan dengan apa yang anda inginkan. Gaya hidup anda sangat individual. Anda tidak akan meniru secara buta apa yang sedang “in”, di sisi lain anda mencari kehidupan yang sesuai dengan cita-cita dan dan pendirianmu, bahkan bila harus berenang melawan pasang.

Gambar Nomor 3. Dinamis, Aktif, Mementingkan hal-hal lahir

Anda sungguh berkeinginan untuk menerima beberapa resiko dan berkomitmen kuat dalam menukar ketertarikan dan pekerjaan yang bervariasi. Rutin, berlawanan, cenderung berefek melumpuhkan anda. Apa yang paling anda sukai adalah bisa memainkan peran dalam banyak bidang. Dalam melakukannya, inisiatif anda lebih kuat.

Gambar Nomor 4. Bersahaja, Sangat teguh pendirian, harmonis

Anda menghargai gaya dan cinta alami yang tidak rumit. Orang mengagumi anda karena anda memiliki kemampuan kuat dan mereka bergantung pada anda. Anda memberikannya pada orang yang dekat perlindungan dan jarak. Anda merasa hangat dan manusiawi. Anda menolak segala sesuatu yang mencolok dan usang. Anda cenderung ragu pada tingkah/perubahan trend mode. Bagi anda, pakaian harus praktis dan bagus yang tidak menonjol.

Gambar Nomor 5. Professional, Pragmatis, Percaya diri

Anda bertanggung jawab pada hidup anda, meletakkan lebih kecil keberuntungan anda dan lebih kepada perbuatan sendiri. Anda memecahkan masalah dengan tindakan yang praktis dan tidak rumit. Anda memandang secara realistis sesuatu dalam hidup anda dan menanganinya dengan baik. Anda diberi tanggung jawab yang besar dalam pekerjaan, karena orang tahu bahwa anda dapat diandalkan. Kekuatan tegas terhadap kemauan akan memproyeksikan keyakinan anda terhadap orang lain. Anda tidak akan pernah benar-benar merasa puas sampai semua cita-cita anda tercapai.

Gambar Nomor 6. Tenang/Damai, Bijaksana, Tidak Agresif

Anda menanggapi hidup mudah karena bijaksana. Anda mendapatkan teman tanpa kesukaran karena menikmati keprifasian anda dan kemandirian. Anda sering menjauh darinya dan menyendiri dari waktu ke waktu untuk merenungi arti kehidupan dan menikmati sendiri. Anda membutuhkan tempat untuk persembunyian yang indah, tapi anda tidak seorang penyendiri. Anda tenang terhadap diri sendiri dan dunia, dan menghargai hidup dan apa yang dunia tawarkan.

Gambar Nomor 7. Riang, Suka bermain/melucu, menyenangkan

Anda menyukai kehidupan yang bebas dan spontan. Dan anda berusaha menikmatinya secara penuh karena memegang moto ”Anda hanya hidup sekali.” Keingintahuan anda besar dan terbuka terhadap segala sesuatu yang baru, anda berkembang dengan perubahan. Anda menganggap lingkungan anda serbaguna dan selalau memberikan kejutan.

Gambar Nomor 8. Romantis, Pemimpi, Emosional

Anda sangat sensitif. Anda menolak melihat sesuatu dari sudut pandang kesederhanaan dan rasionalitas. Apa yang perasaan anda katakan sangat penting untuk anda. Kenyataanya, Anda merasa penting untuk memiliki mimpi-mimpi dalam hidup. Anda menolak orang yang mencemoohkan romantisme dan hanya dikendalikan oleh rasionalitas. Anda menolak untuk membiarkan sesuatu membatasi keragaman kekayaan mood dan emosi anda.

Gambar Nomor 9. Analitis, Terpercaya, Percaya diri

Senstifitas sebentar anda mewakili kualitas dan ketahanan yang tinggi. Konsekuensinya, anda suka menyelimuti diri anda dengan ”mutiara kecil” yang anda temukan di mana pun orang lain mengabaikannya. Lalu, Budaya sangat mempengaruhi kehidupan anda. Anda telah temukan kehidupan anda sendiri, yaitu elegan/luwes dan eksklusif, bebas dari pengaruh mode. Ideal anda, anda mendasarkan kehidupan anda, adalah dibudayakan kesenangan. Anda menilai tingkatan budaya seseorang pada siapa anda berbicara.

Music Penambah Semangat…

Posted: 1 Desember, 2008 in hobbi
Tag:

music

Let’s we singing…

Lagu, nyanyian, tembang, apapun namanya adalah suatu yang sering kita temui dikehidupan kita. Bahkan semenjak kita bangun tidur sampai kita menjelang tidur, rasanya tidak lengkap tanpa mendengarkan lantunan nada yang diatur sebegitu rapinya hingga menciptakan sesuatu yang begitu indah.

Lagu merupakan gubahan seni nada atau suara dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal (biasanya diiringi dengan alat musik) untuk menghasilkan gubahan musik yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan (mengandung irama). Dan ragam nada atau suara yang berirama disebut juga dengan lagu.

Lagu dapat dinyanyikan secara solo, berdua (duet), bertiga (trio) atau dalam beramai-ramai (koir). Perkataan dalam lagu biasanya berbentuk puisi berirama, namun ada juga yang bersifat keagamaan ataupun prosa bebas. Lagu dapat dikategorikan pada banyak jenis, bergantung kepada ukuran yang digunakan.

Saking banyaknya penikmat lagu, maka hal ini juga menumbuhkan begitu banyaknya orang yang terjun didunia ini. Karena, dengan bermodalkan suara dan sedikit sentuhan keunikan didalam bermusik, kita sudah bisa mendapatkan uang. Nggak perlu mengeluarkan uang yang banyak, bahkan dengan membawa tutup kemasan minuman botol yang ditata rapi dan disambung dengan kayu saja sudah menjadi alat music yang mengiringi kita melantunkan nyanyian indah…

Rakyat Indonesia patut bangga lho, karena kita punya lagu/ music aliran khas yang didunia sedikit sekali yang memilikinya. DANGDUT namanya… kalau saya mengartikan kata, DANG-DUT, berarti Ndang Gendut atau Dut (mati). Maksudnya adalah sesuatu yang cepat melejit dan kemudian sirna entah kemana.

Kenapa demikian ?, dijaman modern begini, dengan maraknya pembajakan, kebanyakan orang – orang yang terjun kedunia aliran musik ini sembunyi plus mogok emmoh mengeluarkan album lagi. Ditambah lagi, penerus music ini sudah hampir tidak ada sama sekali. Berbeda dengan tahun sekitar 90’an dulu. Etnis kita, kebanyakan yang masih didaerah pelosok, lagu seperti ini tidak asing lagi ditelinga kita…

Kemana larinya dangdut ?

Hm… anak muda sekarang, termasuk saya … kebanyakan lari kepada aliran yang bernama POP atau Rock Metal Alternatif. Lagu yang bisa bikin jingkrak – jingkrak.

Apa orang tua tidak suka dengan lagu aliran baru ?

Orang tua jaman doeloe sih sebenarnya suka dengan musik jaman sekarang. Karena, pada dasarnya music itu enak-enak saja didengarkan oleh telinga segala usia. Tapi, mereka takut kayaknya kalau ikutan jingkrak, soale takut sarungnya melorot,kalau ibu-ibunya pasti nggak bisa, lamong kebayak-nya serimpet. hehehe

Iya, ngomong-ngomong soal music nich, iseng kemarin browsing kesana kemari mencari artikel mengenai music. Dan akhirnya, dapat artikel bagus dari wikipedia. Tahu nggak, kalau dangdut sudah dikenalkan pada tahun sekitar 40’an. Wow, saat itu aku masih dalam process angan-angan kali…

Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.

Penyebutan nama “dangdut” merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.

Jadi, usut by usut, kayaknya dangdut bukan milik kita sendiri lho… tapi kita bicaranya milik Bangsa Melayu. Artinya, bukan indonesia saja, bisa juga tetangga kita…

Berbicara soal music, kalau aku sih penikmat sejati, bukan orang yang suka seni untuk melantunkannya bersama dengan alat-alat musicnya. Kalau sekedar nyanyi sih bisa, bahkan jagoan kalau konser solo didalam kamar mandi… :D.

Oh iya, jadi inget sesuatu.. ada satu lagi lagu yang doeloe pernah ngetrend di telinga omah – opah kita. Namanya Keroncong . Keroncong kayaknya hampir punah nich…

Keroncong adalah sejenis musik Indonesia yang memiliki hubungan historis dengan sejenis musik Portugisfado. Sejarah keroncong di Indonesia dapat ditarik hingga akhir abad ke-16, di saat kekuatan Portugis mulai melemah di Nusantara. Keroncong berawal dari musik yang dimainkan para budak dan opsir Portugis dari daratan India (Goa), Tugu (tempat berdirinya padrao Sunda-Portugis) serta Maluku. Bentuk awal musik ini disebut moresco, yang diiringi oleh alat musik dawai. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu. Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya[1]. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an, dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950, dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Meskipun demikian, musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang.

Nah itu sedikit kutipan sejarah music di indonesia. Yang pasti, music yang enak didengarkan adalah, music yang dapat berpengaruh positif untuk hati, pikiran serta kehidupan kita. Kalau itu bersifat negatif, jangan pernah diikuti…

Kalau ngomongin soal kesenangan mendengarkan music, aku tak pernah membatasi harus music beraliran ini atau itu. Maklum, music apapun seneng wae, asalkan nggak bikin telinga sakit saja dan yang pasti music yang bisa menambah semangat…

Pada umumnya nich, aku lebih suka music yang beraroma dang dut, pop, rock, dan nu metal.

Tapi tahu nggak, kalau aku tuh lebih suka pada dangdut tempo dulu dari pada dangdut yang sekarang, misale dangdut koplo atau semacamnya lah… karena, music – music jadul(jaman dulu) tuh selain music iramanya yang khas, lyric lagunya juga kebanyakan syarat makna atau dengan kata lain syairnya OK punya lah…

Hampir sama dengan music pop, rock, nu metal jaman dulu. Kalau jaman sekarang, kebanyakan syairnya hanya bisa kita nikmati saat album itu meledak saja. Selebihnya, tinggal seberapa besar kita menyukai atau FANS pada group band tersebut.

Jadi, harapan pribadi nich, warisan seperti ini janganlah pernah ditinggalkan, meskipun akan lebih banyak lagi aliran music yang akan muncul ke permukaan bumi indonesia.

Bang Haji, teruslah berkarya lewat nada dan dakwamu…

Untuk Bon Jovi, CREED, Linkin Park, Click Five, Van Hallen, Def Leppard, Fort Minor, Boyzone, Snow Patrol, dan semua group band yang pasang surut di aliran musik baru, jangan berhenti untuk menumbuhkan dan memajukan aliran – aliran baru…

Karena, pada dasarnya dunia ini akan terasa hampa tanpa senandung lagu yang kalian semua lantunkan…

Music juga mempengaruhi perkembangan otak lho… kenapa tidak, karena dengan music otak kita kadang merangsang syaraf-syaraf kita untuk bekerja lebih giat lagi.

Kadang music bisa bikin sedih, senang, atau bahkan gembira. Dengan music juga kita bisa berdakwah dan mengungkapkan perasaan hati kita yang puaaaling dalam kepada seseorang.

Dahsyat juga ya…

Makanya, beberapa dokter modern menganjurkan kita yang lagi mengandung untuk melakukan teraphy mendengarkan music. MOZARD misalnya… Hm, yang nggak habis pikir nich, emang bayi kita bisa mendengarkan dari dalam perut sang ibu ?. hehehe…

Allahu Akbar, itu bisa saja terjadi, kalau Allah menhendaki… Dan yang pasti, bila kita mendengarkan music yang slow, atau instrumental pikiran kita bisa tenang, sama dengan kita melakukan YOGA. Itu yang sebenarnya mempengaruhi perkembangan dan pola pikir bayi.  maaf kalau salah, ini hanya pendapat saya saja lho…

Tapi, dalam keberadaan kita tertentu, kita malah membutuhkan music yang bisa menambah semangat alias jingkrak-jingkrak. Karena, music yang beraliran seperti ini, bisa membantu kita menghilangkan kepanakan dalam pikiran kita dan juga menambah semangat.

Macam – macam sih… yang pasti, menikmati music itu enaknya menempatkannya pada saat yang tepat. Misalnya saja, kalau kondangan kita dengerin music disco, hehehe… kayak gajah pakai baju saja, alias salah kostum. Hal ini bisa music yang terasa nyaman nggak nyaman lagi…

Dah ah, nikmati saja alunan music perjalanan hidup kita…

Semoga sukses selalu…

Salam Sungguh terlalu…


Stress…Jangan ah!

Posted: 28 November, 2008 in ceritaku
Tag:, ,

stress021

STress….

Hm, kayaknya kata – kata ini sering banget didengarkan oleh telinga kita, bahkan kita sendiri sering banget mengalami hal yang satu ini.

Kadang kala, kita kewalahan dengan kata yang satu ini, kenapa tidak … lamong kita notabenya pekerja plus sudah berumah tangga, pastilah akan sering mengalami kejenuhan yang mungkin akan mencapai puncaknya dan akhirnya mengalami stress…

Stress, kalau orang jawa bilang “Edan ” sebenarnya apa sih… ? Aku dewe yo rah ngerti… lamong dudu jurusan psikolog… hehehehe.

Akan tetapi, setelah otak – atik lan puter 2x dunia maya, dapat dech apa yang disebut dengan “Stress “.

Stres adalah suatu kondisi dimana keadaan tubuh terganggu karena tekanan psikologis. Biasanya stres dikaitkan bukan karena penyakit fisik tetapi lebih mengenai kejiwaan. Akan tetapi karena pengaruh stres tersebut maka penyakit fisik bisa muncul akibat lemahnya dan rendahnya daya tahan tubuh pada saat tersebut.

Wow, jadi itu toh sing jenenge stress…

Kalau diambil garis besarnya, Stress adalah penyakit yang timbul karena :

Banyak hal yang bisa memicu stres muncul seperti rasa khawatir, perasaan kesal, kecapekan, frustasi, perasaan tertekan, kesedihan, pekerjaan yang berlebihan, Pre Menstrual Syndrome (PMS), terlalu fokus pada suatu hal, perasaan bingung, berduka cita dan juga rasa takut. Biasanya hal ini dapat diatasi dengan mengadakan konsultasi kepada psikiater atau beristirahat total.

Kalau dilihat dari kutipan diatas, yang saya ambil dari http://id.wikipedia.org/ artinya kita bisa mengatasinya dengan jalan pergi ke spikiater … Hm, itu kalau kita punya duit sih…

Semua penyakit ada obatnya…Setuju ndak dengan kata – kata ini ?. Kalau aku sih setuju banget… bahkan pakai jempol 2… :D.

Sebenarnya, stress itu kondisi kejiwaan kita yang kita bikin atau buat sendiri. Sehingga, kita ditempatkan pada pemikiran yang semakin lama semakin kita merasa berontak dan tidak terima. Itu kalau saya lihat dari sudut pandang saya pribadi, mungkin temen – temen punya pendapat lain, itu malah bisa menambah pengetahuan saya…

Tertekan, saya lebih suka ini kalau menanggapi mengenai kejiwaan seseorang. Orang bisa tertekan karena sesuatu hal yang tidak lazim, maksudnya bila apa yang kita inginkan atau pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan, atau kata lainnnya ora iso neriman .

Obatnya sih gampang – gampang susah sih sebenare, nggak perlu ke psikiater, karena jiwa itu ada didalam diri kita, jadi alangkah baiknya kalau kita perbaiki atau sembuhkan lewat dalam juga, yaitu bicara dari hati ke hati. Maksudnya, hanya dengan mendekatkan diri kepada Nya lah jalan keluar yang paling baik. Setelah itu, barulah menetapkan hati kita agar tidak gerundel, selalu neriman, atau ikhlas.

Kata temen saya sih :

Kita memang membutuhkan keinginan atau impian untuk menumbuhkan suatu motivasi hidup, tapi… jangan sampai lupa diri atas kemampuan kita dan yang di Atas.

Artinya : Untuk bertahan hidup didunia, kita memerlukan suatu mimpi dan tujuan hidup, akan tetapi bila sesuatu itu tidak bisa kita raih atau belum saatnya datang, kita haruslah tetap bisa bersikap ikhlas dan yang pasti tetap harus berikhtiar dan berdo’a.

Jadi, bila kita terjatuh pun, tidak begitu sakit. Dan yang pasti kita akan jauh dari yang namanya stress…apalagi bila kita selalu membiasakan untuk tetap tersenyum… alangkah indahnya dunia ini, bila kita bisa melihat orang – orang disekitar kita tersenyum lepas…

Ngomong – ngomong nich, tips yang paling ampuh bila Kita stress, tenangkan pikiran kita lewat sesuatu dimana kita bisa merasa nyaman.

Dulu, saya pernah ikutan ESQ, disana diajarkan bagaimana menumbuhkan suatu ruang yang begitu nyaman untuk hati dan pikiran kita. Jadi, bila kita sedang mengalami sesuatu yang begitu berat rasanya beban dihati dan pikiran kita, maka langkah awal adalah tarik nafas panjang, menutup mata dan memikirkan tempat yang paling nyaman dihati kita… kemudian, barulah memikirkan sesuatu yang positif untuk mamacu lagi semangat kita…

Cara ini sih ampuh buat saya, tapi… entah buat orang – orang disekitar saya. Tapi, adakalahnya kita sulit memikirkan pada sesuatu hal saja, jadi… langkah kedua, yaitu mencari tempat yang tenang, dengan jalan – jalan sebentar keluar, melihat sesuatu yang hijau, atau bahkan nikmati sesuatu makanan atau sesuatu yang nyaman dan mengingatkan kita akan kebesaran Nya.

Semua bisa dirangkum, kalau kita melantunkan ayat – ayat suci Al-Qur’an atau kitab agama kita. Dan yang pasti berserah diri kepada Nya. Karena, sesungguhnya nich… stress tidak bisa memecahkan suatu masalah yang ada dihadapan kita, dan suatu masalah itu tidak akan pernah kita hindari, melainkan kita melaluinya dan memecahkan permasalahannya.

Dari ngomong panjang lebar, dan ngelantur kesana kemari soal stress, intinya adalah,

jauhi penyakit ini dengan cara selalu bersikap positif, ikhlas dan berserah diri kepada Sang Kholiq…

Jangan pernah stress, karena hidup itu cuma sekali, jadi nikmati apa yang Allah berikan kepada kita dengan penuh keikhlasan. Bila sesuatu keinginan kita belum tercapai, jangan lah menyerah dan tertekan menerimanya, tapi yakinlah suatu saat Allah pasti akan mendatangkannya kalau sudah saatnya. Dan bila belum, Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita, karena Dia Maha Segalanya…

Perjalanan hidup kita bukanlah sesuatu kebetulan, tapi sebenarnya semua sudah diatur oleh Allah SWT, jadi… serahkan semua permasalahan dan problematika kehidupan ini kepada Nya…

Semoga kita selalu mendapatkan hikmah dari suatu kejadian…

Amien…


Memaknai kata “Jangan!”

Posted: 15 November, 2008 in ceritaku
Tag:

w00001b

Jangan bayangkan gajah berwarna merah”, “Tidak boleh berbuat gitu ya…”

2 kata ini sebenarnya sering kali kita dengarkan apabila kita melarang anak kita atau anak kecil untuk melakukan sesuatu yang dimata kita berbahaya atau tidak baik.

Perkataan negatif, itu kalau kita sering dengar dari teman 2x. Tapi, rasanya perkataan seperti ini sangatlah sulit kita hilangkan dibandingkan dengan teori yang mengatakan kita mungkin bisa menggantinya dengan kata sebaliknya dari sesuatu yang buruk, akan tetapi bernada positif.

Hari ini, waktu ada jam koperasi, biasanya kita ngumpul dengan teman 2x kantor sambil makan minum, kita biasanya ngobrol ngalor ngidul. Ada beberapa pelajaran yang sangat menarik yang aku dapat dari teman 2x, yaitu mengenai memaknai kata “jangan” dan “tidak“.

Sebenarnya, kita sering dapat sih mengenai hal ini saat kita mengikuti beberapa training dari perusahaan mengenai kontrol ESQ. Tapi, kadang kala kita menyepelekan materi yang trainee berikan kepada kita. Karena apa, karena kita orang – orang pandai. hehehe… temanku bilang :“Lha…kuwi sing ngomong, ilmune podho karo kene, dadi… wes rah usah digubris…”.

Itu gurauan yang sering teman – teman lontarkan kalau lagi wegah ngikutin training….

Tapi, kali ini saya sendiri merasa, apa yang trainee berikan dan banyak orang bilang, itu adalah penting adanya. Kenapa tidak, kacap kali saya dan keluarga pernah ajarkan kepada anak pertama saya, bila mendengar kata “Jangan sentuh!” atau yang berbau “jangan” pastilah akan disentuh dan semakin kita melarang, semakin banyak dia mencoba untuk melakukannya.

Artinya, otak kita tak pernah mengenal kata – kata negatif atau larangan. Jadi, mungkin kita harus belajar untuk mencari kata-kata positif yang bermakna sama dengan apa yang maksudkan untuk melarang sesuatu hal.

Bahasa otak atau Neuro Linguistic Programming (NLP) berbeda dengan bahasa lisan yang kita dengar, karena otak tidak mengenal kata negatif seperti ‘tidak‘ dan ‘jangan’

Mengingat hal ini, saya jadi teringat mengenai sosialisasi mengenai hasil temuan audit yang berlangsung menjadi 3 fase. Semua yang dislide show kan oleh orang-orang HR berkaitan mengenai larangan – larangan untuk melakukan sesuatu hal didalam perusahaan.

Disana yang terjadi adalah, semakin banyak HR menyampaikan mengenai kata “Jangan” yang timbul dipikiran orang – orang adalah semakin ingin melakukan hal itu dan ingin mencoba sesuatu. Bahkan, teman – teman bilang “Tak nyoba ilmune HR, sepiro duwure sih…” hehehe….

Belajar dari semua itu, maka hal yang terbaik sekarang adalah selalu mengungkapkan kata positif, dan mengurangi bahkan sebisa mungkin menghilangkan kata negatif. Karena, pada dasarnya sebuah perkataan itu adalah sebuah Do’a. Jadi, sepantasnyalah kita selalu mendo’akan yang baik-baik.

Koleksi Anime…

Posted: 12 November, 2008 in hobbi
Tag:

naruto_by_themlsna

Ayoo… nonton film anime….

Hehehe… itu kebiasanku kalau dah sampai dirumah sambil nemenin si kecil… apa lagi kalau pas waktu hari minggu, wow… full time didepan tv, kalau ndak ada kerjaan yang harus dikerjakan dirumah dihari libur.

Kebiasaan ini sebenare dah lama tak gandrungi, mungkin dah mendarah daging… :D. Ya… daripada hobbi yang bukan 2x, aku malah lebih suka mengkoleksi beberapa film anime yang berbau – bau heroic yang cenderung ke cerita pahlawan atau super hero japanese atau cenderung disebut dengan Anime.

Anime: dari kata Animation yang artinya film Animasi. Tapi pada penggunaan umumnya, ini dipakai untuk menyebut film animasi yang dibuat di Jepang dan kadang animasi yang bergaya seperti animasi Jepang.

Itu sih pengertian anime yang aku tahu. Tapi, sejujurnya kadang kala hobbi nonton film 2x seperti juga bikin risih orang yang ada disekitar juga. Gimana nggak mau risih, lamong kalau dah terhipnotis nih film, lupa deh sama tanggung jawab jagain keluarga…. hehehe….

Doeloe waktu masih duduk di bangku sekolah, ortu sering sekali marah – marah kalau pas hari minggu datang. Gimana nggak marah-marah, lamong jatah hari minggu mulai bangun tidur sampai jam 12 siang, selalu duduk santai sambil leyeh-leyeh didepan tv. Sampai-sampai ibu pernah bilang

Le…awakmu rah bosen tah neng ngarepe tv trus, mbok yo dulen metu numpak sepeda kono karo konco-koncone…“.

Bothen bu, mending wonten griyo nonton tv, kan minggu niku kangge istirahat…” Jawabku.

Wes ngerti kanggo istirahat, la… tapi awakmu rah gelem bantu-bantu resik 2x omah...” ibu ngomel sambil cemberut…

Waduh, kalau ingat obrolan itu aku malah kasihan sendiri…karena, kebiasaan itu nggak pernah bisa hilang walaupun sudah punya momongan. Paling 2x mengurangi waktu nontonnya saja. Tapi, perjanjian sama istri dulu, kalau minggu jangan pernah mengeluh plus cemberut kalau aku akan sering duduk manis didepan tv. :)

Sebenarnya koleksiku mengenai anime tidak begitu banyak, mungkin masih ngikutin trend waktu itu, misale kayak Dragon Ball, Kabuto, Sailor Moon, dan banyak yang lainnya ( tapi, kebanyakan koleksi dah pada raib dikasihkan saudara dan tetangga sama ibu sewaktu aku sudah mulai masuk kerja ).

Dulu sempet koleksi buku-buku anime manga juga sih. Yang isinya mengulas abis dan detail soal film anime terbaru dan masih tayang didaerah asalnya sana, serta game-game terbaru berkarakter anime. Tapi, lagi-lagi sama, ibu pasti mengasihkan semua koleksi film, mainan dan buku 2x atau majalah 2x ke tetangga dan saudara 2x yang mau.

Sekarang, kegemaran ini aku mulai lagi dengan jalan awal mengkoleksi anime yang puaaling aku sukai,yaitu aku awali dengan koleksi Naruto. Awalnya sih nggak begitu suka, tapi… saat pertama nonton bareng teman 2x kost dulu, waktu semasa bujang, asyik juga dengan karakter pahlawan yang berbau Ninja dan kocak bangets…

So, mulai berburu dech koleksinya… sampai searching di internet berjam-jam diwaktu kerja untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Akhirnya, duer…kenal dengan namanya Torrent Engine yang merupakan salah satu program berbasis P2P yang bisa download sepuas-puasnya.

Awal kali download, Naruto sesions 1-4, sebanyak 220 series, sebesar kurang lebih 43 Gb. Wow, kaget setengah mati, dengan sebesar gitu, berapa lama dibutuhkan untuk downloadnya ?. Untung saja pakai komputer kantor, ya… berbuat sesuatu yang tidak baik demi kebaikan sendiri :D.

Dengan menggunakan uTorrent Engine, akhirnya koleksi naruto pertama bisa di download selama 3 hari 3 malam tanpa mati komputerku… hehehe… penggunaan bandwith pun maximal…

Gara-gara ini, sempat kena marah boss, lantaran program kantor sempat amburadul jalannya alias luambat poll. Dan yang extreme lagi, atasan dari KOREA, sempat menutup atau blocking semua browsing yang berbau torrent. hehehe…

Ya, apapun harus diterima, tapi… seneng juga bisa punya koleksi ini.

Sekarang, sudah muncul dan marak Naruto Shippuden. Jadi, perburuan pun terus dilanjutkan sampai akhirnya nih film bener 2x habis.

Hidup anime…

Maju terus, dan pantang mundur torrent… :D (narcis amat ya…).


Berani Berbuat Sesuatu…

Posted: 11 November, 2008 in ceritaku
Tag:

dosomething-1

Semenjak kita dilahirkan, kita selalu berbuat sesuatu. Mencoba sesuatu hal yang baru, dan berusaha belajar sesuatu dengan sepenuh usaha sampai kita bisa.

Tapi, berlanjutnya usia kita, dan bertambahnya umur kita dan semakin begitu banyaknya masalah demi masalah yang menerpa kehidupan kita, kadang kala membuat kita terlena dengan sesuatu yang mungkin kita anggap sudah nyaman dan enak. Dan inipun berlanjut bukan hanya beberapa jengkal saja, tapi semakin lama berlarut dalam pikiran kita, keadaan ini semakin mengkukung kita dalam suatu keadaan yang dianggap biasa dan aman.

Hari ini aku coba lihat lihat kembali teman2x ku yang ada di http://www.friendster.com yang lama tidak pernah aku lihat lagi. Ada rasa kangen terhadap mereka…

Di duniaku kerja, dunia IT, begitu banyak dan cepat mereka datang dan pergi meninggalkan perusahaan mereka dan berganti ke perusahaan yang baru. Hal ini menjadi pertanyaan besar dalam hidupku, Apa yang membuat mereka mampu melakukan seperti itu ?. Dan Apa pula pegangan mereka untuk melakukan tindakan yang berani seperti itu ?.

2 Pertanyaan itu sering kali sebenarnya merasuk dalam pikiranku. Bahkan, kadang kala aku malah berpikir, mungkin aku yang sudah Bodoh dan Takut akan sesuatu hal terjadi.

Padahal, kita semua sebenarnya tahu akan satu hal. Yaitu mencoba berprasangka baik dan terus berusaha. Itu adalah kunci dari semua itu. Tapi, adakalanya naluri seorang manusia akan terjadinya sesuatu hal terburuk pada diri sendiri dan keluarga dalam artian melindunginya, mengalahkan akal kita yang sehat atau dengan kata lain berpikiran positif.

Kita terlalu naif dengan semua yang kita dapatkan dari perusahaan dimana kita bekerja. Dan bahkan, kita kadang kala merasa nyaman dengan apa yang kita dapatkan. Padahal, bila kita berpikiran jernih, apa yang kita dapatkan sekarang ini bukanlah apa – apa dibandingkan sesuatu yang ada diluar sana.

Hal inilah yang kebanyakan orang tidak mau berusaha lagi, termasuk saya mungkin yang sekarang ini sedang terjangkit wabah ini. Begitu dahsyatnya dan bobroknya diri ini bila kita sudah dalam kondisi seperti itu, karena semua kemampuan yang ada didalam diri kita, yang sebenarnya bisa kita optimalkan, malah terhenti dan lemah.

Subhanallah…

Bila kulihat profil teman-temanku di FS, rasanya aku iri kepada mereka. Kenapa diri ini tidak bisa berbuat sesuatu yang lebih baik seperti apa yang mereka perbuat, yaitu berani berbuat sesuatu tindakan yang bahkan bisa merubah hidup dan kehidupan mereka dengan mendobrak dan menyemangati diri mereka sendiri untuk mengoptimalkan seluruh tubuh, otak dan pikiran mereka untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

Apakah aku mampu seperti itu ?

Tidak bisakah aku melakukan dan mencoba hal yang sama seperti mereka ?

Bagaimana dengan keluargaku ?, Apakah mereka mendukung semua itu ?

Berhenti disini dan tidak melakukan apa-apa adalah sesuatu yang paling bodoh. Mungkin, aku harus mencoba sesuatu yang sama seperti mereka, akan tetapi masih dalam kontent bersabar, berusaha, dan berdo’a. Dan yang pasti, dengan memberikan suatu pandangan yang baik kepada keluarga, agar mereka bisa menjadi suatu motivasi yang baik untuk diri ini.

Hikmah hari ini :

  1. Suatu perubahan itu pasti adanya, tapi seberapa siapkah diri ini menghadapi suatu perubahan itu, itulah yang lebih penting dari semuanya.
  2. Mencoba melakukan sesuatu itu lebih utama dan penting dari pada kita menunggu dan tidak melakukan apa pun.
  3. Selalu berpikiran positif akan sesuatu hal, dan janganlah berpikiran negatif terlebih dahulu sebelum kita mencoba sesuatu, karena kita tidak pernah tahu akan sesuatu hal.

Seorang pemimpin…

Posted: 7 November, 2008 in ceritaku
Tag:

warior

Seorang pemimpin…

Hm, pada dasarnya kita semua adalah pemimpin. Apalagi kita yang dekat dengan nama lelaki. Karena, bangsa/ kaum yang satu ini adalah kaum yang notabenya adalah pemimpin keluarga, minim itu lho…

Menanggapi mengenai pemimpin, dijawa timur kemarin kita baru mengadakan pemilihan pemimpin untuk memimpin jawa timur ( Gubernur ). Pesta demokrasi ini dilaksanakan pada selasa kemarin, tepatnya tanggal 04 Nopember 2008.

Ada 2 pasangan yang bersaing ketat, karena kemarin doeloe sudah bersaing beberapa pasangan, namun super ketatnya akhirnya tinggal 2 pasangan ini dech…

Oh iya, ada kronologis yang sangat disayangkan dan mungkin banyak menjadi pertanyaan bagi beberapa orang. Dalam pemilihan ini, ada beberapa orang malah berstatus GOLPUT atau sering dikenal dengan nama lain, no ikut2x an milih.

Sempat merasuk pikiran saya, kenapa meraka malah memilih ikutan tidak memilih ?, padahal tanggung jawab kita menunjuk seseorang yang bisa memimpin suatu daerah atau golongan untuk menjadi lebih baik.Apakah dengan tidak memilih lepas dari tanggung jawab bila pemimpin yang terpilih menjadi dzolim atau tidak becus dalam hal memimpin, dan berkata ” Lah… kuwi dudu pilihanku kok, dadi… yo Alhamdulillah…”.

Tragis sekali bila kita dengarkan perkataan seperti itu… Padahal, bagaimanapun nasib suatu bangsa, itu sebenarnya adalah nasib kita semua… Kenapa kita mesti melepas tanggung jawab kita sebagai rakyat untuk tidak ikut mengaspirasikan suara kita ?.

Bila itu lingkup besar terjadi seperti itu, bagaimana bila dalam keluarga kita terjadi hal yang sama ?. Tidak kebayang kan kalau anak kita ikut-ikutan bilang “Lah, aku rah pernah pingin dadi anak-e sampeyan kok ?”. Subhanallah…

Kadang kita terlena dengan beberapa perkataan yang simple, tapi… dampaknya begitu besar bagi perkembangan pola pikir seorang anak. Memang, kadang kita menyepelekan dan selalu sering bilang “Anakku rah ngerti opo sing aku lakukan“.

Hm, bila kita mau menalar, itu bukanlah logika … Ada beberapa kebesaran Allah yang dituangkan, dan artinya hukum timbal balik dari Allah pasti adanya. Artinya, dengan kata lain, apa yang kita tanam pasti akan kembali kepada kita. Entah itu dalam bentuk sesuatu hal yang langsung, maupun dalam bentuk hal yang lain.

Jadi, pimpinlah keluarga kamu, orang lain dan terutama diri kamu sendiri dengan ikhlas. Karena, apa yang pernah kita lakukan, sebenarnya selalu dipelajari dan direkam dalam pola pikir seorang anak.

Pernah dalam suatu hari, waktu nonton TV di salah satu TV swasta yang menayangkan, bahwa otak seorang anak bisa membedakan bentuk yang dimata orang dewasa adalah sama. Subhanallah… artinya, mereka lebih peka dan paham betul perbedaan dan tingkah laku kita sampai kedalam-dalamnya…

Makanya, ada pepatah bilang, “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya“. Ungkapan sederhana yang syarat makna…

Hikmah hari ini :

  1. Menjadi pemimpin yang baik bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain.
  2. Jangan pernah berpikiran orang lain tak pernah tahu keburukan kita. Karena, suatu saat keburukan itu pastilah akan terbuka sendiri.
  3. Jauhkanlah dari sifat bohong, karena 1 kebohongan akan menimbulkan kebohongan – kebohongan yang lain.
  4. Belajarlah menghormati diri sendiri, dengan cara menghormati orang lain dari sesuatu yang sekecil mungkin.
  5. Belajarlah terus untuk kehidupanmu…dan lindungilah selalu keluargamu…

Istri Kedua…

Posted: 2 November, 2008 in ceritaku
Tag:


Ups, istri kedua ya…

Mungkin tidak asing lagi ditelinga kita mengenai 1 orang mempunyai lebih dari 1 istri, apalagi sekarang marak2xnya mengenai berita “Syekh Puji“, orang yang menikah lebih dari 1 istri, dan dibawah umur lagi…

Ada banyak cerita kenapa menikah lebih dari 1 istri, kata beberapa temen, karena kita ( kaum adam ) berbanding 1 : 9 dengan kaum hawa ( wanita ). ( Hm… apa jadinya dunia kalau keadaan benar2x seperti itu ya ? )
. Ada juga yang beralasan kalau menikah lebih dari 1 itu adalah suatu ibadah sesuai sunnah Rosul untuk menyebarkan agama Islam.( Pernyataan ini lebih extrim lagi… )

Kalau kita pikir2x, apakah ini bukan sebuah alasan klise saja untuk menghindari banyaknya perbedaan diantara keluarga, atau dengan kata lain menyembunyikan sesuatu yang bersifat TABU agar keluarga tetap aman.

Hm… sulit juga kalau kita melihat semua ini dari salah satu sisi saja. Mana yang benar, dan apakah sesuatu yang salah bersifat samar ?. Padahal sesuatu yang samar itu tempatnya yang enak, dan yang enak itu adalah temannya Syaiton. Naudzubillah…

Tidak bisa dipungkiri sih kalau seorang lelaki itu menyukai sesuatu yang cantik 2x. Termasuk aku juga sih… tapi, rasanya BEGO dan BODOH kalau menikah lagi adalah jalan satu2xnya cara untuk menunjukkan bahwa kita adalah GUANTENG dan GAGAH…( hehehe… bukan aku lho… ).

Egonya diri ini bila berbuat seperti itu tanpa mempertimbangkan banyak hal. Apalagi sisi hati wanita dan keluarga kita. Kebayang nggak kalau misalnya kita diposisi seorang wanita ?. Begitu sakitnya hati ini bila kita diduakan… apalagi, hal itu tidak melalui permintaan yang resmi, atau dengan kata lain Selingkuh.

Akan tetapi, selingkuh itu ngetrend diabad ini… selingkuh ( selingan indah, keluarga utuh ). Ada ada saja orang 2x mengartikan arti kata itu…

Ini adalah kebobrokan dunia kita, manusia. Ngetrend sesuatu yang salah. Kenapa nggak ada yang namanya ngetrend berbuat baik ya ?. Wow, mana tahu lah daku soal itu… hehehe…

Oh iya, ngomong 2x soal istri kedua. Aku juga punya istri kedua lho… Ups, tapi… jangan bilang siapa 2x ya. Dan, jangan berpikiran yang buruk dulu….

Istri keduaku berbeda dengan yang lain, karena dia lebih baik dari wanita. Karena tak pernah mengeluh apapun bila didiamkan beberapa lama.

Yup, jelas aja nggak akan mengeluh, lamong yang tak maksud “Sepeda Motor” kesayanganku.

Sepeda Motor Jupiter Z ini adalah hasil gajiku selama ikutan project diperusahaan. Historynya juga lucu banget bila diingat 2x.

Sepeda keluaran pertama milik salah satu perusahaan Motor yang terkenal ini aku beli dari seorang teman. yang membelinya tidak begitu lama. Awalnya sih nggak pingin membeli, tapi… adanya kecelakaan yang mengakibatkan rusaknya sepeda motor milik ORTU, yang membuat aku harus membeli sepeda motor baru untuk mengganti sepeda motor yang rusak. Akan tetapi, mereka tidak suka sepeda motor yang berkarakter NGEBUT… akhirnya, ditahun berikutnya ada sedikit rejeki mereka beli lagi deh sepeda motor HONDA…

Yah… itulah kisah hari ini, karena hari ini kegiatannya bersih 2x sepeda motor…

Hikmah hari ini :

  1. Janganlah pernah menghalalkan sesuatu dengan alasan menjalankan perintah agama.
  2. Janganlah kau pernah menyakiti hati istri/ orang tercinta kamu, walaupun mereka ikhlas. Karena pada dasarnya hati seseorang sulit ditebak.
  3. Sayangilah keluargamu, karena mereka adalah amanah Allah…
  4. Bila merasa keluargamu ada masalah, ingatlah selalu sesuatu yang indah saat bersama mereka. K

Semoga kita dijauhkan dari hal – hal yang buruk. Dan semoga keluarga kita menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah… amien…

Hm… kata syukur ya… sepertinya sudah tidak asing lagi ditelinga kita mengenai kata ini.

Ada banyak ungkapan yang menyatakan syukur, ada pula yang berupa perbuatan. Tapi, kadang kala kita tidak begitu memahami seperti apa sih syukur itu sebenarnya, dan bagaimana cara mengungkapkan rasa syukur itu dengan benar. ( Ada yang tahu nggak ya … ? ).

Mungkin para ulama’ atau orang 2x yang lebih dekat kepada Sang Kholiq yang lebih paham betul mengenai kata “Syukur” ini. Tapi, aku punya sedikit cerita yang mungkin bisa berbagi dengan teman 2x, sanak saudara, dan yang pasti untuk aku pribadi dan keluargaku.

Hari ini, sabtu sepulang dari numpang bobo’ dihotel super istimewah, yaitu “KANTOR”. Aku pulang bareng teman kantor jam 1.30 siang hari. Sesampai dirumah, sekitar jam 3 kurang 15 menit.

Ya, pinginnya sih sampai rumah istirahat bentar merebahkan tubuh untuk mengkendorkan otot2x yang kaku habis bekerja keras, tapi… si kecil pinginnya main bareng Ayah tercintanya. huehuehue… maklum, semalam ditinggal sendirian bobo’ bareng ibunya.

Nah, disela-sela bermain dengan sikecil, sempat ada perasaan kesal dan capek. Tapi, lama-lama perasaan itu hilang dan jadi terucap kata “Syukur Alhamdulillah”, hari ini masih bisa dilewati dengan begitu nikmat. ( Sedikit gerundell sih kalau ingat ada persoalan yang bikin nggak bisa pulang rumah semalam )

Habis itu, setelah mandi dan sholat, si kecil pun minta gendong… saking kangennya, dia sampai tidur dipelukanku… hehehe… belajar jadi ayah yang baik.

Tet……( ceritanya diputar cepat ) Sampailah sampai sholat maghrib. Disitu, tetangga datang ngasih kabar.

Mas, nggak ikutan kondangan tah ? “. tetanggaku negur.

Lho…emangnya ada kondangan tah mbak ?, trus kerumah siapa ?, dan acaranya apa ? ” mirip tetangga posesif :D.

Itu lho ada kondangan dirumah pak Fauzi yang di alam hijau tasyakuran mau naik haji “.

Waduh, kok istriku belum ngomong ya mbak…? “.

Lho, lamong bapak-e sampeyan wes pesenan, mengko sampeyan sing wakili kondangan, dadi iso budhal bareng numpak sepeda…piye sih mas… “.

Iyo mas, lali aku arep ngomong karo sampeyan…” istriku tiba-tiba dari belakangku ngomong.

Yo wes mbak, yen ngono aku tak salin dishek, mengko budhal bareng karo mas-e sampeyan… “.

Nah, berangkat deh….

Ups, jadi lupa mo ngomongin soal topiknya….

Inti cerita ini, aku ambil sebenare waktu mengikuti prosesi tasyakuran. Waktu itu, si Shohibul Bait ( tuan rumah ) mengundang Ustadz untuk mengisi tausiah mengenai Haji.

Awalnya sih ngelihat nih ustadz, sebel bangets. Sempet dalam hati gerundel ( ngomong dewe ), “ nih ustadz kok wajahnya serem bangets ya… kayaknya ceramahnya nggak enak nich… bakalan ngantuk berat nich kalau kelamaan“. Ternyata, e- ternyata, Ustadznya GOKIL Abisss…

Tapi, Subhanallah… manusia memang makhluk yang lemah. Kita tak bisa melihat seseorang dari wajahnya saja, tapi… hati seseorang sulit ditebak. Itu pelajaran pertama yang aku dapatkan hari ini.

Isi ceramah si sama dengan yang lainnya, menerangkan nikmatnya Haji, bagaimana sikap kita disana, dan semuanya yang ada disana.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang rasanya begitu menyentuh hati ini….

Si Ustadz bilang : ‘ Hidup itu jangan seperti orang tua yang pikun ( pelupa ). Malam menyulam benang, Paginya mengurai lagi “. Insya Allah spt itu.

Artinya : Jika kita sudah berbuat atau merubah sifat kita yang buruk menjadi baik, janganlah nanti kita berubah kembali buruk lagi.

Perkataan ini simple, tapi syarat makna. Seberapa jauh kita bisa menjaga apa yang pernah kita capai dalam melakukan perubahan dari yang buruk menjadi baik ?. Seberapa mampukah kita menjaga kontinue nitas ibadah kita kepada Allah ?. Dan seberapa banyak kita bertaubat kepada Nya dan mengulangi kembali kesalahan kita yang sama ?. Malu sebenarnya bila hati ini menjawab pertanyaan – pertanyaan itu.

Itu yang bikin aku pulang dari sana sempet kepikir terus… Kita hanya mempermainkan diri kita sendiri. Mungkin jika Malaikat melihat kita, akan ketawa mereka melihat tingkah pola kita…Allah… semoga kita selalu diberikan padang ati…

Sebenarnya, ada beberapa hal yang patut kita cermati dalam kehidupan kita. Yaitu, mungkin kita kurang memaknai kata “Syukur” atas nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Intinya Ikhlas… dan dibarengi dengan kontinue nitas kita untuk berdo’a kepada Sang Kholiq.

Dari perkataan diatas, dapat kita ambil 2 hal, yaitu “Syukur sebenar-benarnya” dan “Berdo’a terus menerus, bukan disaat kita butuh baru berdo’a“.

Saya coba urai dikit mengenai 2 kata tersebut, sesuai dengan akal pikiran yang saya punya… mungkin orang lain bisa menanggapi beda, karena sisi pandang seseorang mengenai sesuatu hal itu berbeda.

Kata pertama :Syukur sebenar-benarnya“. Kata ini memang sederhana. Syukur, artiinya mengucapkan rasa syukur kita atas semua hal kepada Allah, dengan mengucapkan Alhamdulillah. Mungkin itu awal yang ada dipikiran kita bila mendengar kata syukur. Akan tetapi, syukur sebenarnya kata Ustadz adalah perkataan Alhamdulillah, tetapi tanpa diikuti perasaan yang neko2x. ( ikhlas).

Dari keterangan diatas, sedikit terlupakan sepertinya oleh kita semua. Yang pasti, setiap kali kita mengucapkan kata alhamdulillah, kita pasti menambahi embel-embel yang mungkin disitulah kesalahan kita memahami kata syukur ini. Contohnya nich :”Syukur Alhamdulillah ya bu…gaji kita bulan ini bisa beli susu buat si kecil, walaupun tidak sebesar bulan kemarin“. Nah… kalimat “walaupun tidak sebesar bulan kemarin( Pengalaman Pribadi ) , itulah letak kesalahan kita dalam mengungkapkan syukur yang sebenar-benarnya. Allahu Akbar,…aku sendiri baru tahu, padahal dah 26 thn menghirup udara yang Allah berikan…

Sedangkan kata kedua : “Berdo’a terus menerus, bukan disaat kita butuh saja”. Kata kedua ini sangat extrim. Karena, kebanyakan dari KITA, akan berdo’a bila kita dalam kesusahan saja. Kita akan terlena akan nikmat yang Allah berikan, dan melupakan Dia. Dan akan mengingat Allah bila kita terkena musibah.

Type kehidupan itu ada 3, kata Ustadz, Ujian, Balasan, dan Peringatan artinya, tidak semua yang menimpa kehidupan kita adalah Balasan dari apa yang pernah kita perbuat, dan bukan pula sebuah peringatan Allah atas segala kesalahan yang pernah kita perbuat. Ada kalanya itu adalah bentuk ujian Allah terhadap hamba-hamba Nya agar menjadi lebih baik.

Jadi, mengapa kita berhenti untuk memohon…

Kenapa kita tidak bisa seperti waktu kita sedang berpacaran dulu dengan kekasih kita ?.

Seharusnya, kita lebih mesra dengan Allah dalam mengungkapkan perasaan kita…

Karena, Hanya Dia lah yang Maha segala-galanya.

Jadi, Hikmah hari ini adalah :

  1. Jagalah taubat kita, menjadi taubatan nasuhah dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan janganlah kita seperti ” Orang tua yang pelupa. Malam menyulam, Pagi mengurai sulaman”. Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sedemikian. Amien.
  2. Ucapkanlah Syukur dengan Ikhlas. Janganlah pernah mengeluh atas nikmat yang kita dapatkan, karena sesuatu yang telah terjadi tak akan berubah.
  3. Berdo’alah terus menerus, seperti kita berpacaran dengan kekasih kita… Mesra, dan selalu melantunkan sesuatu yang indah untuknya setiap saat. Dan mengenangnya setiap waktu.

Semoga hikmah ini dapat bermanfaat bagi saya pribadi, keluarga, dan teman-teman semuanya. Amien

Antara Tugas dan Keluarga…

Posted: 31 Oktober, 2008 in ceritaku
Tag:

Hari ini, adalah akhir bulan… pekerjaan pun mulai menumpuk, bak gunung yang mau meletus. ( biasa… tugas bulanan, closing ).

Sebenarnya kalau disuruh memilih, aku lebih suka pekerjaan rutinitas yang bisa membuat kita pulang ontime.

Kalau bicara soal pekerjaan,… memang sudah tanggung jawab kita sebagai seorang pekerja yang baik untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan kita. Wow, penuh dedikasi tinggi kata teman2x.

Akan tetapi, sulit juga ya kalau kita harus meninggalkan keluarga kita sendirian dirumah, apalagi nih… kalau dikantorku pasti tiap akhir bulan acaranya ngineeep dikantor bareng2x.

Hehehe… risih rasanya, dijaman sebegitu canggihnya, kita kok malah seperti jaman batu aja, ngineep di kantor. Padahal tidur dirumah itu enak lho… :D.

Ya, itulah yang bikin kita bingung untuk memilih, antara tugas dan keluarga.

Ada beberapa keputusan yang kita butuhkan harus bersikap Bijaksana dan yang pasti ada pengertian dari keluarga kita.

Tentunya, untuk menjalani hal ini tidak semudah kita membalikkan tangan, karena… tahu nggak, kalau kita kemanten baru ( jawa punya nich ), ayah baru, pindah rumah baru, dan serba baru dalam keluarga, disitulah kita kadang begitu sulit untuk melakukannya. ( Pinginnya dirumah aja… ).

Akan tetapi, semua bisa disikapi dengan kepala dingin, dengan syarat, berikan pengertian terhadap keluarga kita mengenai skup pekerjaan kita, mendesaknya dan pentingnya tugas yang kita jalani.

Jadi, lakukan tugas kita sebaik mungkin untuk keluarga kita…dan buat bangga mereka dengan hasil karya kita untuk perusahaan kita. Karena, bila kita melakukannya dengan ikhlas dan niat untuk ibadah, Insya Allah bisa dijalani. Karena sesungguhnya, tak ada persoalan yang tidak ada jalan keluarnya…

I LOVE YOU HONEY and MY SWEET CHILD, sorry now your father must do the best for the company.

( hehehe… kayak yang jago bahasa inggris nich…)