jump to navigation

Menjaga Perkataan… 31 Oktober, 2008

Posted by Muhlisin Family in ceritaku.
Tags:
trackback

Sulitnya memang kalau kita bicara soal yang satu ini, yaitu ucapan/ perkataan/ omongan yang sebenernya tidak luput dari kehidupan kita sehari-hari.

Bila kita telusuri, sepertinya yang satu ini sangat unik, karena kadang kala suatu perkataan dapat meluluhkan hati seseorang. ( Hm… jd ingat sama rayuan gombal untuk sang istri… )

Ada hal yang menarik yang saya dapatkan dari yang satu ini.

  1. Dengan perkataan, seseorang akan disanjung setinggi langit. Mereka akan menilai seseorang dan mengagungkan seseorang dengan kata-kata.
  2. Dengan perkataan, seseorang kadang bisa meluapkan suatu emosinya, dan perasaan hatinya…
  3. Dengan perkataan, seseorang juga akan mencoba menutupi kekurangannya.

Dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan dengan yang satu ini.

Tapi, sebegitu beratnya menjaga perasaan dan perkataan atau lisan kita untuk tidak membuat hati seseorang merasa sakit dan tersinggung. Wow, sepertinya inti dari lisan adalah disitu…

Kadang kala, saya sendiri kadang tak bisa menjaga perkataan yang terkesan keras, pada siapapun, bahkan pada istri sendiri…( bawaan orang madura kali ya… ). Tapi, ujung-ujungnya, perasaan itu malah menyerang balik perasaan saya sendiri, bersalah dan terasa bodoh…

Makanya, kalau lagi marah, saya lebih suka memilih diam dari pada nanti malah mengeluarkan kata2x yang mungkin akan menyakitkan hati seseorang… Akan tetapi, kalau itu bersifat yang mengharuskan kita untuk menegur sesuatu, langkah terbaik, menerangkan dengan detail maksud baik dan buruknya…( kalau bisa terangkan waktu perasaan marah hilang ).

Hikmah hari ini :

- Bila dalam keadaan marah, langkah terbaik awal adalah DIAM, mencoba diam itu lebih baik, kemudian baru berpikir dengan jernih. kalau bisa baca istighfar saja.

- Sampaikan perkataan yang biasa dimengerti orang lain. tapi, jangan mengharap orang lain mengerti apa yang kita katakan, ungkapkan dengan kata2x yang bisa mereka dimengerti.

- Jangan suka ngerumpi, ntar ujung2xnya malah membicarakan keburukan seseorang ( hehehe… susah ).

Komentar»

1. Datyo - 31 Oktober, 2008

hmmm bahasamu kok apik tenan…
lebih dari lumayan untuk tahap awal….

2. dewicin - 31 Oktober, 2008

Hehehe… makasih pak lek…
semua berkat sering belajar dari penyampaian dan tutur kata sampeyan di wordpressnya… :)

tapi, masih agak terasa hambar… mungkin perlu belajar ini itu…
dan yang pasti penuh Expresi diri…itu kayaknya yang penting.

3. Datyo - 31 Oktober, 2008

betul sekali…dan jujur…
banyak blog yang jaim…
jujur lebih asyik…..