jump to navigation

Stress…Jangan ah! 28 November, 2008

Posted by Muhlisin Family in ceritaku.
Tags: , ,
3 comments

stress021

STress….

Hm, kayaknya kata – kata ini sering banget didengarkan oleh telinga kita, bahkan kita sendiri sering banget mengalami hal yang satu ini.

Kadang kala, kita kewalahan dengan kata yang satu ini, kenapa tidak … lamong kita notabenya pekerja plus sudah berumah tangga, pastilah akan sering mengalami kejenuhan yang mungkin akan mencapai puncaknya dan akhirnya mengalami stress…

Stress, kalau orang jawa bilang “Edan ” sebenarnya apa sih… ? Aku dewe yo rah ngerti… lamong dudu jurusan psikolog… hehehehe.

Akan tetapi, setelah otak – atik lan puter 2x dunia maya, dapat dech apa yang disebut dengan “Stress “.

Stres adalah suatu kondisi dimana keadaan tubuh terganggu karena tekanan psikologis. Biasanya stres dikaitkan bukan karena penyakit fisik tetapi lebih mengenai kejiwaan. Akan tetapi karena pengaruh stres tersebut maka penyakit fisik bisa muncul akibat lemahnya dan rendahnya daya tahan tubuh pada saat tersebut.

Wow, jadi itu toh sing jenenge stress…

Kalau diambil garis besarnya, Stress adalah penyakit yang timbul karena :

Banyak hal yang bisa memicu stres muncul seperti rasa khawatir, perasaan kesal, kecapekan, frustasi, perasaan tertekan, kesedihan, pekerjaan yang berlebihan, Pre Menstrual Syndrome (PMS), terlalu fokus pada suatu hal, perasaan bingung, berduka cita dan juga rasa takut. Biasanya hal ini dapat diatasi dengan mengadakan konsultasi kepada psikiater atau beristirahat total.

Kalau dilihat dari kutipan diatas, yang saya ambil dari http://id.wikipedia.org/ artinya kita bisa mengatasinya dengan jalan pergi ke spikiater … Hm, itu kalau kita punya duit sih…

Semua penyakit ada obatnya…Setuju ndak dengan kata – kata ini ?. Kalau aku sih setuju banget… bahkan pakai jempol 2… :D .

Sebenarnya, stress itu kondisi kejiwaan kita yang kita bikin atau buat sendiri. Sehingga, kita ditempatkan pada pemikiran yang semakin lama semakin kita merasa berontak dan tidak terima. Itu kalau saya lihat dari sudut pandang saya pribadi, mungkin temen – temen punya pendapat lain, itu malah bisa menambah pengetahuan saya…

Tertekan, saya lebih suka ini kalau menanggapi mengenai kejiwaan seseorang. Orang bisa tertekan karena sesuatu hal yang tidak lazim, maksudnya bila apa yang kita inginkan atau pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan, atau kata lainnnya ora iso neriman .

Obatnya sih gampang – gampang susah sih sebenare, nggak perlu ke psikiater, karena jiwa itu ada didalam diri kita, jadi alangkah baiknya kalau kita perbaiki atau sembuhkan lewat dalam juga, yaitu bicara dari hati ke hati. Maksudnya, hanya dengan mendekatkan diri kepada Nya lah jalan keluar yang paling baik. Setelah itu, barulah menetapkan hati kita agar tidak gerundel, selalu neriman, atau ikhlas.

Kata temen saya sih :

Kita memang membutuhkan keinginan atau impian untuk menumbuhkan suatu motivasi hidup, tapi… jangan sampai lupa diri atas kemampuan kita dan yang di Atas.

Artinya : Untuk bertahan hidup didunia, kita memerlukan suatu mimpi dan tujuan hidup, akan tetapi bila sesuatu itu tidak bisa kita raih atau belum saatnya datang, kita haruslah tetap bisa bersikap ikhlas dan yang pasti tetap harus berikhtiar dan berdo’a.

Jadi, bila kita terjatuh pun, tidak begitu sakit. Dan yang pasti kita akan jauh dari yang namanya stress…apalagi bila kita selalu membiasakan untuk tetap tersenyum… alangkah indahnya dunia ini, bila kita bisa melihat orang – orang disekitar kita tersenyum lepas…

Ngomong – ngomong nich, tips yang paling ampuh bila Kita stress, tenangkan pikiran kita lewat sesuatu dimana kita bisa merasa nyaman.

Dulu, saya pernah ikutan ESQ, disana diajarkan bagaimana menumbuhkan suatu ruang yang begitu nyaman untuk hati dan pikiran kita. Jadi, bila kita sedang mengalami sesuatu yang begitu berat rasanya beban dihati dan pikiran kita, maka langkah awal adalah tarik nafas panjang, menutup mata dan memikirkan tempat yang paling nyaman dihati kita… kemudian, barulah memikirkan sesuatu yang positif untuk mamacu lagi semangat kita…

Cara ini sih ampuh buat saya, tapi… entah buat orang – orang disekitar saya. Tapi, adakalahnya kita sulit memikirkan pada sesuatu hal saja, jadi… langkah kedua, yaitu mencari tempat yang tenang, dengan jalan – jalan sebentar keluar, melihat sesuatu yang hijau, atau bahkan nikmati sesuatu makanan atau sesuatu yang nyaman dan mengingatkan kita akan kebesaran Nya.

Semua bisa dirangkum, kalau kita melantunkan ayat – ayat suci Al-Qur’an atau kitab agama kita. Dan yang pasti berserah diri kepada Nya. Karena, sesungguhnya nich… stress tidak bisa memecahkan suatu masalah yang ada dihadapan kita, dan suatu masalah itu tidak akan pernah kita hindari, melainkan kita melaluinya dan memecahkan permasalahannya.

Dari ngomong panjang lebar, dan ngelantur kesana kemari soal stress, intinya adalah,

jauhi penyakit ini dengan cara selalu bersikap positif, ikhlas dan berserah diri kepada Sang Kholiq…

Jangan pernah stress, karena hidup itu cuma sekali, jadi nikmati apa yang Allah berikan kepada kita dengan penuh keikhlasan. Bila sesuatu keinginan kita belum tercapai, jangan lah menyerah dan tertekan menerimanya, tapi yakinlah suatu saat Allah pasti akan mendatangkannya kalau sudah saatnya. Dan bila belum, Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita, karena Dia Maha Segalanya…

Perjalanan hidup kita bukanlah sesuatu kebetulan, tapi sebenarnya semua sudah diatur oleh Allah SWT, jadi… serahkan semua permasalahan dan problematika kehidupan ini kepada Nya…

Semoga kita selalu mendapatkan hikmah dari suatu kejadian…

Amien…


Antara Tugas dan Keluarga… 31 Oktober, 2008

Posted by Muhlisin Family in ceritaku.
Tags:
add a comment

Hari ini, adalah akhir bulan… pekerjaan pun mulai menumpuk, bak gunung yang mau meletus. ( biasa… tugas bulanan, closing ).

Sebenarnya kalau disuruh memilih, aku lebih suka pekerjaan rutinitas yang bisa membuat kita pulang ontime.

Kalau bicara soal pekerjaan,… memang sudah tanggung jawab kita sebagai seorang pekerja yang baik untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan kita. Wow, penuh dedikasi tinggi kata teman2x.

Akan tetapi, sulit juga ya kalau kita harus meninggalkan keluarga kita sendirian dirumah, apalagi nih… kalau dikantorku pasti tiap akhir bulan acaranya ngineeep dikantor bareng2x.

Hehehe… risih rasanya, dijaman sebegitu canggihnya, kita kok malah seperti jaman batu aja, ngineep di kantor. Padahal tidur dirumah itu enak lho… :D .

Ya, itulah yang bikin kita bingung untuk memilih, antara tugas dan keluarga.

Ada beberapa keputusan yang kita butuhkan harus bersikap Bijaksana dan yang pasti ada pengertian dari keluarga kita.

Tentunya, untuk menjalani hal ini tidak semudah kita membalikkan tangan, karena… tahu nggak, kalau kita kemanten baru ( jawa punya nich ), ayah baru, pindah rumah baru, dan serba baru dalam keluarga, disitulah kita kadang begitu sulit untuk melakukannya. ( Pinginnya dirumah aja… ).

Akan tetapi, semua bisa disikapi dengan kepala dingin, dengan syarat, berikan pengertian terhadap keluarga kita mengenai skup pekerjaan kita, mendesaknya dan pentingnya tugas yang kita jalani.

Jadi, lakukan tugas kita sebaik mungkin untuk keluarga kita…dan buat bangga mereka dengan hasil karya kita untuk perusahaan kita. Karena, bila kita melakukannya dengan ikhlas dan niat untuk ibadah, Insya Allah bisa dijalani. Karena sesungguhnya, tak ada persoalan yang tidak ada jalan keluarnya…

I LOVE YOU HONEY and MY SWEET CHILD, sorry now your father must do the best for the company.

( hehehe… kayak yang jago bahasa inggris nich…)

Semangat baru… 31 Oktober, 2008

Posted by Muhlisin Family in ceritaku.
Tags:
add a comment

Assalamu’alaikum semuanya…

Syukur Alhamdulillah, blog pertama dalam tulisan pena (orat-arit) mulai aku awali.

Awalnya sih nonton blog punya teman, tapi… akhirnya bikin tertarik nulis ini itu lagi…

Semoga banyak pengalaman aja…